Arus Lalu Lintas Tersendat di Depan Gerbang Utama DPR RI
Sumber Foto: ANTARA News Jogja
Gerbang Berita

Arus Lalu Lintas Tersendat di Depan Gerbang Utama DPR RI

Jakarta, ANTARA - Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan gerbang utama DPR RI, mengalami kemacetan pada Sabtu siang. Kemacetan ini terjadi sejak pukul 12.35 WIB akibat parkir kendaraan oleh sejumlah warga yang ingin mengabadikan momen pasca unjuk rasa yang berlangsung di DPR RI pada hari sebelumnya, Jumat (29/8).

Meski demikian, lajur khusus TransJakarta yang seharusnya dapat digunakan oleh kendaraan umum terlihat tidak beroperasi, sehingga menambah kepadatan arus lalu lintas di lokasi tersebut. Pengendara memilih untuk tetap berada di jalur yang ada, membuat lalu lintas menjadi padat merayap.

Insiden yang turut memicu ketegangan di daerah tersebut adalah meninggalnya seorang pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan (21), pada Kamis (28/8) malam. Affan meninggal usai dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri saat terjadi kericuhan antara demonstran dan aparat kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat. Kericuhan ini terjadi ketika sejumlah elemen masyarakat yang menggelar unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen di Senayan dipukul mundur oleh pihak kepolisian.

Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, menyatakan bahwa ada tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dan saat ini mereka sedang dalam proses pemeriksaan. Nama-nama anggota Brimob yang diduga terlibat diungkapkan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, yaitu Aipda M Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas Kaju.

Keberadaan insiden ini telah memicu unjuk rasa susulan yang melibatkan ratusan orang, termasuk rekan-rekan sesama pengemudi ojek daring, yang berkumpul di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, sebagai bentuk protes terhadap kejadian yang menimpa Affan.