Portal News Day - RRI.CO.ID, Kendari – Drama Korea (drakor) menjadi salah satu tontonan yang sangat populer di Indonesia maupun secara global. Fenomena ini tidak hanya sekadar tren hiburan, tetapi juga telah banyak dikaji dalam penelitian ilmiah yang menjelaskan alasan kuat di balik tingginya minat penonton.
Salah satu temuan penting dalam penelitian International Journal of Intercultural Relations menyebutkan bahwa keterikatan emosional penonton terhadap karakter menjadi faktor utama yang menentukan tingkat kesenangan saat menonton drama Korea. Penonton yang mampu merasakan empati dan memiliki kedekatan emosional dengan tokoh cerita cenderung lebih menikmati tayangan tersebut karena merasa “terhubung” dengan alur yang ditampilkan. (Sumber: Chuang & Lee, 2013, International Journal of Intercultural Relations)
Penelitian yang sama juga menjelaskan bahwa evaluasi terhadap karakter, empati, serta keterlibatan emosional memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat enjoyment atau kepuasan menonton K-Drama. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan utama drakor bukan hanya pada cerita, tetapi juga pada kemampuan membangun hubungan emosional antara penonton dan karakter di dalamnya.
Selain itu, drakor juga dinilai mudah diterima karena banyak mengangkat tema universal seperti cinta, keluarga, persahabatan, dan perjuangan hidup. Tema-tema ini membuat penonton dari berbagai latar budaya dapat memahami cerita dengan lebih mudah dan merasa dekat dengan konflik yang ditampilkan di layar.