Afif Abdillah: Utamakan Nyawa Pasien di Rumah Sakit, Bukan Berkas
Lifestyle

Afif Abdillah: Utamakan Nyawa Pasien di Rumah Sakit, Bukan Berkas

Portal News Day - Berita Terkait

Mimbar Politik Jumat,19/06-19:22

Jelang Musda IX dan Pelantikan, AMPI Sumut Ziarah ke Makam Pendiri Manahan Lubis: Menjaga Warisan, Menyambung Estafet Perjuangan

Samosir Jumat,19/06-17:09

Tanggapi Hasil Seleksi JPT Pratama, Ketua SMSI Samosir Minta Bupati Telusuri Rekam Jejak Kandidat Kadis Perkim

Mimbar Sains & Tekno Jumat,19/06-16:20

Seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 Resmi Digelar, UMA Cetak Insinyur Kelas Dunia dari Sumatera Utara

mimbarumum.co.id – Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah mengingatkan seluruh rumah sakit (RS) di Kota Medan agar tidak selalu berkutat kepada sistem birokrasi, tapi lebih mengutamakan pelayanan kepada pasien.

Hal tersebut disampaikan, Afif Abdillah dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Jawaban Pengusul terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan atas Perubahan Perda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Selasa (24/2/2026) di ruang paripurna.

“Saya ingin menegaskan satu hal yang paling sangat mendasar, dan ini sering terlupakan di antara tumpukan formulir dan prosedur rumah sakit. Ketika seseorang datang ke rumah sakit dalam keadaan darurat, bukanlah kelengkapan berkas dan bukan pula kesesuaian data di sistem, tapi adalah nyawa,” kata Afif, seraya memnyatakan, untuk berkas dapat dilakukan menyusul.

“Pihak rumah sakit harus memahami seseorang datang ke rumah sakit dalam keadaan darurat adalah nyawa dan keselamatan manusia, berkas bisa menyusul, tapi nafas yang berhenti tidak bisa kembali,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, “Kami juga mengingatkan, di dalam proses perawatan agar rumah sakit tidak terjebak kepada untung rugi dalam menangani pasien. Ingatlah, rumah sakit adalah tempat orang menggantungkan harapan terakhir. Karena itulah ukuran keberhasilan yang paling jujur bukan seberapa besar angka pendapatan, tetapi seberapa besar banyak pasien dipulangkan dengan kondisi lebih sehat, lebih tenang dan dihargai sebagai manusia.”

Untuk itulah, kata Afif, melalui perubahan Perda Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan pihaknya mengirimkan satu pesan kepada seluruh rumah sakit di Kota Medan.

“Melalui perubahan Perda Sistem Kesehatan ini kami kirimkan pesan tidak boleh lagi ada pasien ditinggalkan di Instalasi Gawat Darurat ( IGD), tanpa kepastian perawatan atau rujukan yang tidak jelas.Mereka ( pasien,red) berhak tahu mau diapakan, dibawa kemana dan kapan tindakan dilakukan,” pesannya.

Afif mengatakan, pihaknya mengusulkan adanya perubahan dengan menitipkan pesan kepada warga Kota Medan.

“Jika dalam keadaan darurat agar diutamakan manusia, bukan berkas.Dan dalam perawatan yang diutamakan adalah kesembuhan bukan perhitungan laba rugi. Dan disetiap fasilitas kesehatan akan ada pemberian sistem reward bagi yang tulus melayani dan punisment bagi yang mengabaikan pasien,” katanya.

Reporter : Jafar Sidik

Menyukai ini:

Memuat...

Kota Medan

Tags

Afif Abdillah: Rumah Sakit Jangan Utamakan Berkas

Tapi Nyawa Pasien

Bagikan

Artikulli paraprak

Datuk Iskandar Muda Dukung Langkah Penataan dan Penertiban Usaha yang Dilakukan Pemko Medan

Artikulli tjetër

Tarif Parkir Turun, Zulham Efendi: Ringankan Beban Warga Sekaligus Momentum Pembenahan Sistem Parkir Medan

Tinggalkan Balasan

You can share this post!