Indeks Kospi Korea Selatan Tangguh di Tengah Ketidakpastian Pasar Asia
Internasional

Indeks Kospi Korea Selatan Tangguh di Tengah Ketidakpastian Pasar Asia

Portal News Day - Liputan6.com, Jakarta - Indeks saham Kospi Korea Selatan memimpin kenaikan di pasar Asia pada hari Rabu karena investor merespons data perdagangan Jepang dan menunggu keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed). Pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil antara 3,5% dan 3,75% pada hari Rabu di Amerika Serikat.

Dikutip dari CNBC, Rabu (18/3/2026), indeks saham Kospi ​naik 2,8% sementara indeks saham berkapitalisasi kecil, Kosdaq naik 1,66%. Indeks saham Nikkei 225 Jepang melonjak 1,38%, sementara Topix bertambah 0,95% setelah negara itu melaporkan bahwa ekspor naik 4,2% dari tahun sebelumnya pada bulan Februari, melampaui perkiraan.

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sebesar 1,6%. Ekspor telah melonjak 16,8% pada bulan sebelumnya.

Indeks saham S&P/ASX 200 Australia datar di awal perdagangan.

Indeks Hang Seng Hong Kong ditetapkan pada 25.891, lebih tinggi dari penutupan terakhir indeks di 25.868,54.

Perang di Timur Tengah terus meningkat, membuat para investor cemas. Gelombang serangan baru terhadap infrastruktur energi Uni Emirat Arab telah meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan di tengah perang melawan Iran.

Insiden-insiden tersebut terjadi setelah serangan pesawat tak berawak terhadap ladang gas ultra-asam terbesar di dunia, kebakaran di Zona Industri Minyak Fujairah di UEA, dan kerusakan pada sebuah kapal tanker di dekat Selat Hormuz yang sangat penting secara strategis.

You can share this post!